3 Komponen Suspensi Mobil Ini Akan Mudah Rusak

Jika Anda termasuk pengemudi yang suka berakselerasi di jalan, selain menempatkan diri Anda dan orang lain dalam bahaya, ada bagian-bagian mobil dalam suspensi yang mungkin rentan terhadap kerusakan. Apa saja komponen ini?

Mengebut di jalan adalah perilaku mengemudi yang dapat menempatkan Anda dan pengguna jalan lainnya dalam bahaya. Itu sebabnya umumnya ada batas kecepatan tertentu di jalan yang telah ditetapkan dan tidak boleh dilanggar.

Dan ternyata, selain berbahaya bagi keselamatan pengemudi atau orang lain, mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi juga akan menyebabkan komponen suspensi mobil mogok lebih cepat. Komponen mobil berikut dapat mudah rusak jika Anda sering berkendara di jalan.

Baca juga:  Cara Beli Mobil Baru dengan Harga Murah dan Berkualitas

Baca juga : Harga Suzuki Pekanbaru

Ball Joint

Ball joint adalah komponen mobil yang berfungsi untuk menghubungkan lengan dengan rintisan roda. Ball joint berfungsi sebagai poros saat kendaraan berputar. Komponen ini melekat pada lengan tetapi tidak dibaut bersama-sama.

Itu sebabnya tempurung lutut akan mudah rusak karena tidak akan menempel utuh di lengan. Alasannya adalah bahwa mobil sering melaju kencang dan sering berputar pada kecepatan tinggi. Gejala jika ball joint rusak adalah munculnya bunyi di roda.

Baca juga : Suzuki Pekanbaru

Tie Rod

Tie rod juga merupakan bagian dari sistem suspensi mobil. Komponen ini berfungsi untuk menghubungkan roda ke ujung rak kemudi. Jika Anda sering berakselerasi di jalan, lalu belok keras dan apalagi menabrak jalan, maka bagian ini akan terpengaruh.

Baca juga:  Cara Beli Mobil Baru dengan Harga Murah dan Berkualitas

Gejala batang pengikat yang rusak adalah kemudi terasa bergetar dan suara-suara aneh dihasilkan, terutama saat berputar. Arahan juga bisa sulit atau sulit dikendalikan.

Rack End

Efek negatif lain dari perilaku ngebut di jalan adalah kerusakan pada ujung bingkai. Komponen mobil ini bertugas memastikan bahwa semua roda bekerja dalam garis lurus ketika mobil bergerak. Tetapi jika Anda mengendarai kendaraan cepat dan menabrak benjolan, setir pasti akan mengalami ketidakseimbangan.